Selasa, 22 Oktober 2013

HIZIB AL-BARR

Nama kecil Abu Hasan Al Sadzili adalah Ali dan bergelar Taqiyuddin. Julukannya adalah Abu Hasan ia diakui oleh banyak kalangan sebagai wali yang memiliki banyak karomah semasa hidupnya. Ia lahir di Negeri Maghrib pada tahun 1197 Masehi di sebuah desa yang bernama Ghumarah, di wilayah kota Sabtah. Ia belajar fikih berdasarkan Mazhab Imam Malik. Kemasyhuran Al Sadzili karena ia menguasai beragam ilmu naqli dan aqli yang bermacam-macam dan membuat para syekh, ustad, guru-guru agama, santri berdatangan dan belajar dari segala penjuru.

Diriwayatkan, apabila ada orang pintar berhadapan dengan Al Sadzili, orang tersebut merasa bahwa ia berhadapan dengan sebuah lautan yang menenggelamkan ilmu yang dimilikinya. Al Sadzili hanya mungkin didekati bila orang mau untuk ikhlas belajar dan menciduk sebagian limpahan ilmu-NYA.

Al Sadzili adalah seorang waliyullah, yaitu orang yang fana dalam kondisinya, abadi dalam penyaksian (musyahadah) kepada Allah al Haqq. DIA lah yang menuntun dan memelihara sehingga cahaya-cahaya anugerah kewalian terus menerus menghampiri dirinya.

Al Sadzili juga pendiri tarekat terkenal Sadziliah yang memiliki banyak pengikut termasuk di Indonesia. Ia memiliki banyak doa, wirid maupun hizib. Salah satu hizibnya adalah HIZIB AL BAHR (Hizib lautan). Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan uraian tentang hizib salah satu hizibnya yang lain yaitu HIZIB AL BARR (HIZIB DARATAN).

Kami tidak akan membahas terlalu banyak tentang manfaat Hizib ini untuk hidup praktis sehari-hari, misalnya apakah hizib ini bisa mendatangkan kesaktian, kekayaan, kekebalan tubuh, dan sebagainya. Namun kami ingin mencoba mempelajari SUBSTANSI/HAKIKAT atau ISI yang terkandung dalam hizib ini sehingga kita mendapatkan kawruh, pengetahuan dan penyadaran serta kemanfaatan kita dalam berolah rasa/olah batin hidup sejati kita di akhirat dan di dunia. Semoga dengan kita mengetahui isi Hizib ini, kita akan mendapatan ridho karomah-NYA. Insya Allah.

Hizib ini dimulai dengan permohonan untuk berlindung kepada Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa memberikan sholawat kesejahteraan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW —- dilanjutkan dengan membaca QS At Taubah: 111 —- dilanjutkan dengan membaca QS At Taubah: 112 —- dilanjutkan dengan membaca QS Al Mukminun: 1s/d 11 — dilanjutkan dengan QS Al Ahzab: 35 —– dilanjutkan dengan QS Al Ma’arij: 19 s/d 35 — dilanjutkan dengan doa berikut ini:

YA ALLAH, KAMI MEMOHON KEPADA-MU SENANTIASA RASA TAKUT, KERINDUAN YANG DALAM, KEMANTAPAN PENGETAHUAN, DAN KESINAMBUNGAN PERENUNGAN. KAMI MOHON KEPADA-MU RAHASIA DARI SEGALA RAHASIA, PENANGKAL KEBODOHAN AGAR KAMI TIDAK TERUS MENERUS BERKUTAT DALAM DOSA DAN CELA. PILIH DAN BIMBINGLAH KAMI UNTUK MENGAMALKAN KALIMAT-KALIMAT YANG KAU BENTANGKAN DI HADAPAN KAMI MELALUI LISAN RASUL UTUSAN-MU DAN KAU UJIKAN PADA IBRAHIM KEKASIH PENDAMPING-MU, LALU DIA BERHASIL MENUNAIKANNYA. ALLAH BERFIRMAN: “SESUNGGUHNYA AKU AKAN MENJADIKANMU IMAM BAGI SELURUH MANUSIA.” IBRAHIM BERKATA: “DARI KETURUNANKU”. ALLAH BERFIRMAN: “JANJIKU TIDAK MENGENAI ORANG YANG ZALIM”, KARENANYA JADIKAN KAMI TERMASUK ORANG YANG BAIK DARI KETURUNAN ADAM DAN NUH”. TUNTUNLAH KAMI UNTUK MENAPAK JALAN ORANG-ORANG YANG KAU BERI PETUNJUK.

—- dilanjutkan dengan membaca QS Ali Imran 15-17 —– dilanjutkan dengan QS Ali Imran 191-194 —–dilanjutkan dengan QS Al Baqarah 201 —-dilanjutkan dengan QS Ali Imran 147 —– dilanjutkan dengan QS Al Baqarah 276 —-dilanjutkan dengan QS Ali Imran 8-9 —-dilanjutkan dengan QS Ali Imran 53 —- dilanjutkan dengan QS Al Ma’idah 84-85 — dilanjutkan dengan QS Yunus 84 – 86 —– dilanjutkan dengan QS Al Kahfi 10 — dilanjutkan dengan QS Al Mukminun 109 —- dilanjutkan dengan QS Al Furqan 65-66 —– dilanjutkan dengan QS Al Furqan 74 —– dilanjutkan dengan QS Al Mukmin 7-9 —– dilanjutkan dengan QS Ad Dukhan 12 —– dilanjutkan dengan QS Al Hasyr 10 —– dilanjutkan dengan QS Al Mumtahanah 4-5 —– dilanjutkan dengan QS Al Ikhlas 1-4 —– dilanjutkan dengan QS Al Falaq 1-5 —– dilanjutkan dengan QS An Nas 1-6 —– dilanjutkan dengan QS Al Fatihah 1-7 —- dilanjutkan dengan QS Al An’am 1-3 —– dilanjutkan dengan QS Al A’raf 43 —– dilanjutkan dengan QS Yunus 9-10 —- dilanjutkan dengan QS Al Isra 111 —– dilanjutkan dengan QS Al Kahfi 1-3 —- dilanjutkan dengan QS An Naml 59 —- dilanjutkan dengan QS Saba’ 1-2 —- dilanjutkan dengan QS Fathir 1-2 —- dilanjutkan dengan QS An Nahl 75 ——dilanjutkan dengan QS Az Zumar 29 —-dilanjutkan dengan QS Az Zumar 74-75 —- dilanjutkan dengan QS Al Jatsiyah 36-37 —– dilanjutkan dengan QS Ar Rum 17-19 —- dilanjutkan dengan QS Ash Shaffat 180-182 —–dilanjutkan dengan QS Al An’am 54 —– dilanjutkan dengan QS Al An’am 101-103 —–

ALIF LAM RA’, KAF HA’ YA’ AIN SHAD, HAM MIM AIN SIN QAF

—– dilanjutkan dengan QS Al Anbiya’ 112 —–dilanjutkan dengan QS Thaha 1-8 —–

YA ALLAH, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA MENGETAHUI BAHWA HAMBA MAKRUF DENGAN KEBODOHAN, SEMENTARA KAU BERSIFAT DENGAN PENGETAHUAN. KEBODOHAN HAMBA AKAN ILMU-MU MELIPUTI SEGALA SESUATU YANG TERCAKUP OLEH BELAI KASIH RAHMAT-MU, MAKA AMPUNILAH HAMBA, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU.

YA ALLAH, WAHAI YANG MAHA MEMILIKI LAGI MAHA MEMBERI, ANUGERAHKAN KEPADA KAM DARI NIKMAT-NIKMATMU APA YANG ENGKAU KETAHUI BAHWA DI DALAMNYA ADA KERIDHOANMU. BERILAH KAMI BUSANA YANG BISA MELINDUNGI KAMI DARI SEGALA FITNAH DALAM BENTUK PENYIFATAN YANG MENYEBABKAN KEKURANGAN PADA SESUATU YANG ENGKAU PILIH DENGAN ILMU-MU SEBAGAI LABEL DIRI YANG MEMBEDAKAN-MU DENGAN SELAIN-MU.

YA ALLAH, WAHAI YANG MAHA AGUNG, WAHAI YANG MAHA TINGGI, YANG MAHA BESAR, KAMI MOHON KEPADA-MU KEFAKIRAN DARI SELAIN-MU DAN KECUKUPAN BERSAMA-MU HINGGA KAMI TIDAK BERSAKSI MELAINKAN KEPADA-MU. BELAILAH KAMI DALAM MENJALANI KEDUANYA DENGAN BELAIAN KELEMBUTAN YANG ENGKAU KETAHUI BAIK UNTUK ORANG YANG SETIA MEMIHAK-MU. PAKAIKANLAH PADA KAMI JUBAH-JUBAH PEMELIHARAAN DALAM SETIAP NAFAS-NAFAS. JADIKAN KAMI HAMBA-HAMBA ALLAH DALAM SEGALA KONDISI. DAN BERILAH KAMI ILMU DARI SISI-MU YANG MEMBUAT KAMI SEMPURNA DALAM KEHIDUPAN DAN KEMATIAN.

YA ALLAH, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA TERPUJI, TUHAN YANG MAHAMULIA, MAHA MELAKUKAN SESUATU YANG ENGKAU KEHENDAKI. ENGKAU MAHA MENGETAHUI DENGAN APA, MENGAPA DAN ATAS APA KAMI BERGEMBIRA. BEGITU JUGA APA, MENGAPA, DAN ATAS APA KAMI BERSEDIH. TELAH ENGKAU TETAPKAN KEBERADAAN SESUATU YANG KAU KEHENDAKI PADA KAMI DAN DARI KAMI. KAMI PUN TIDAK MEMOHOON KEPADA-MU UNTUK MENGHINDAR DARI APA YANG ENGKAU KEHENDAKI, AKAN TETAPI YANG KAMI MOHON KEPADA-MU ADALAH DUKUNGAN DARI SISI-MU DALAM MELAKONI APA YANG KAU KEHENDAKI SEBAGAIMANA ENGKAU DUKUNG PARA NABI DAN RASUL-MU, SERTA PARA SHIDDIQIN DARI KALANGAN MAKHLUK-MU. SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU.

YA ALLAH YANG MAHA MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI, YANG MAHA MENGETAHUI SEMUA YANG TAMPAK DAN TIDAK TAMPAK. ENGKAULAH YANG MAHA MEMUTUSKAN SEGALA PERSELISIHAN YANG TERJADI ANTARA HAMBA-HAMBA-MU. BERUNTUNGLAH ORANG YANG MENGENALMU, LALU RIDHO (MENERIMA DENGAN LAPANG DADA) APA YANG MENJADI QADHA’ KEPUTUSAN-MU. DAN CELAKALAH ORANG YANG TIDAK MENGENAL-MU, BAHKAN LEBIH CELAKA LAGI ORANG YANG MENGAKUI KEESAAN-MU NAMUN IA TIDAK RIDHO MENERIMA KEPUTUSAN-KEPUTUSAN HUKUM-MU.

YA ALLAH, SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG TELAH ENGKAU HINAKAN TERLEBIH DULU AGAR MEREKA MULIA DAN ENGKAU PUTUSKAN MEREKA TAK MEMILIKI APA-APA AGAR MEREKA MAMPU MERASAKAN NIKMAT CINTA. MAKA, KAMI MOHON KEPADA-MU AGAR BERKENAN MENGGANTI SEGALA KEMULIAAN YANG MENGHALANGI UNTUK SAMPAI KEPADA-MU DENGAN KEHINAAN YANG DISERTAI KELEMBUTAN RAHMAT KASIH-MU. KAMI MOHON PULA KEPADA-MU AGAR BERKENAN MENGGANTI SEGALA CINTA YANG MENGHALANGI SAMPAINYA KEPADA-MU DENGAN KEKOSONGAN YANG DISERTAI CAHAYA CAHAYA CINTA-MU. SESUNGGUHNYA TELAH JELAS KEBAHAGIAAN ATAS ORANG YANG KAU CINTAI, DAN TELAH JELAS KEMALANGAN ATAS ORANG YANG MENEMPUH SELAIN JALAN-MU. MAKA BERILAH KAMI ANUGERAH MENJADI ORANG-ORANG YANG BERBAHAGIA DAN LINDUNGILAH KAMI DARI JALAN ORANG-ORANG YANG MALANG.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar